PELATIHAN RELAKTASI IKMI JATIM ANGKATAN KE 3

27-28 Januari 2024 Yogyakarta

Pelatihan Relaktasi merupakan pelatihan advance dibidang laktasi yang selalu dicari rekan-rekan konselor seluruh Indonesia. Kali ini IKMI Jatim sudah melaksanakan pelatihan angkatan ke 3 atau Angkatan ke 2 di Jogjakarta. Pelatihan Relaktasi Kali ini di ikuti oleh 20 peserta dengan latar belakang yang berbeda, ada bidan, perawat, dokter, dokter anak, apoteker dan juga beberapa orang awam pemerhati ASI. Kebanyakan alasan peserta yang mengikuti pelatihan adalah tantangan ketika bertemu dengan klien yang konsultasi, banyak yang ingin melakukan relaktasi, namun para konselor belum memahami tahapan tahapan secara mendalam.

Narasumber pelatihan kali ini adalah dr. Rony A.P. Tamba, Sp.A, IBCLC; dr. Oka Dharmawan,MARS, IBCLC; Hesti Kristina P. Tobbing, SKM, CIMI, CHt; dan Ivadhatul Risma, A.Md. Keb, CPHCT, AMANI. Topik bahasan yang dibawakan oleh masing-masing fasilitator sesuai dengan modul relaktasi WHO dan ditambah pengayaan para fasilitator berdasarkan pengalaman mereka dalam mempraktekkan relaktasi kepada klien. Hal itu menjadi faktor kepuasan peserta pelatihan, karena menurut mereka apa yang disampaikan bukan hanya melulu teks teori, tetapi lebih kepada pengalaman bagaimana praktek yang bisa dilakukan dalam semua kondisi.

Pelatihan relaktasi ini dilakukan selama 2 hari, hari pertama full materi, hari kedua full dengan skill station. Peserta bisa langsung mempraktekkan materi-materi yang di dapatkan saat itu juga, karena ditunjang dengan kelengkapan alat-alat pelatihan yang lengkap. Para peserta belajar menilai tongtie dengan dampaknya terhadap menyusu dan langkah-langkah yang harus diambil, belajar cara skin-to-skin, belajar berbagai macam media pemberian ASI perah, belajar cara pengunaan Suplement Nursing System (SNS) baik yang sederhana maupun yang praktis, serta belajar bagaimana pijat laktasi untuk membantu relaktasi.

Semua skill station dilakukan dengan hands on, dimana semua peserta pelatihan bisa melakukan masing – masing. Bahkan ada yang berkomentar kalau tidak ikut pelatihan ini aku tidak akan tahu bagaimana cara penggunaan alat-alat media ASIP yang begitu banyak, yang biasanya hanya menunjukkan gambar, sekarang bisa menggunakannya sendiri, jadi lebih percaya diri ke klien nantinya.

Pelatihan ini tidak berhenti hanya saat pelatihan selesai, karena ada grup whatsapp untuk para alumninya. Kedepannya grup itu akan digunakan untuk membahas kasus-kasus yang rekan-rekan pejuang relaktasi temui dilapangan. Dengan begitu tim narasumber berharap akan lebih banyak lagi ibu dan bayi yang terbantu untuk bisa menyusui kembali.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *